Apabila harga bahan bakar fosil naik, karena itu harga solar industri bisa lebih menjadi bersaing karena cost operasionalisasi pembangkit listrik tenaga fosil yang tambah lebih tinggi. Aturan pemerintahan: Kebijakan pemerintahan yang terkait dengan energi bisa memengaruhi harga solar industri. Kalau pemerintahan memberi perangsang atau bantuan
Berikut ini kami sampaikan harga dasar solar industri pertamina periode 15 – 28 Februari 2022. Harga dasar solar industri Area I dan Area II = Rp. 14,850.-Harga dasar solar industri Area III dan Area IV = Rp. 14,950.- dan Rp. 15,100.-Harga tebus solar industri pertamina seluruh wilayah, sebagai berikut : (harga sudah termasuk PPn, PPh, PBBKB)
Penawaran harga Solar Industri pada 01-14 November 2023 dengan biaya sebesar Rp 15.500/liter; Marine Fuel Oil sebesar Rp 20.300/liter serta harga Biosolar B35 sebesar Rp 24.050 untuk wilayah 1 dan 2 (Sumatera, Jawa, Bali, Madura dan Kalimantan) sedangkan untuk harga di wilayah 3 sebesar Rp 24.150 dan 24.300 per liternya untuk wilayah 4. Berikut ini kami sampaikan harga dasar solar industri pertamina periode 1 – 14 Februari 2020. Harga dasar solar industri Area I dan Area II = Rp. 11,100.-. Harga dasar solar industri Area III dan Area IV = Rp. 11,200.- dan Rp. 11,350.-. Harga tebus solar industri pertamina seluruh wilayah, sebagai berikut : (harga sudah termasuk PPn, PPh, PBBKB)
Terkait adanya website yang mencantumkan daftar harga produk Solar Industri Pertamina, PT Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading (SH C&T) PT Pertamina (Persero) menyatakan bahwa website tersebut tidak terafiliasi ataupun perwakilan resmi perusahaan.
Berikut ini kami sampaikan harga dasar solar industri pertamina periode 1 – 14 Maret 2018 Harga dasar solar industri Area I dan Area II = Rp. 9,900.- Harga dasar solar industri Area III dan Area IV = Rp. 10,000.- dan Rp. 10,150.- Harga tebus solar industri pertamina seluruh wilayah, sebagai berikut : (harga sudah termasuk PPn,… . 207 429 270 469 81 361 367 330

harga solar industri februari 2018